Ruang belajar, berkarya, sekaligus berbagi

Thursday, April 26, 2018

Puisi Zehan Zareez: Fitrah Kopi


Puisi Zehan Zareez

FITRAH KOPI
: Zehan Zareez, 2018

Ini sudah malam ke sembilan
Aku merayakan sepi; sendirian

Pita merah dalam saku celanaku
Masih panjang
Tak ada gunting
Tak ada lisan
Yang tajam dan tersisa hanya ingatan - kenangan

Hitam kopi semoga bukan simetri hitam hati
Pekatnya,
Curamnya,
Tak pernah bercanda

Kopiku selalu serius
Tidak seperti emosimu
yang paling sesaat terbakar; lantas hangus
Kopiku tak pernah kering
Tidak seperti cintamu
yang paling sesaat memuncak; lantas terbaring
Kopiku tak kenal ampang
Tidak seperti nafsumu
yang belum pernah sempat bangun namun selalu tumbang

Sajak-sajak tentang kopi selalu terdengar sombong
Karena memang
Nyatanya; di mata pikiranmu
Hitam tak lebih dari titik ompong

Kopi tak pernah berdosa
Apalagi berpura-pura berdoa
Tidak seperti kita

Ini sudah malam ke sembilan
Aku merayakan sepi; sendirian

(Giras 78, maret 2018)

Baca juga puisi-herry-lamongan-menakar-ukuran

2 comments:

Chaerul Anam said...

mantap gan info nya

Nur Kholis Huda said...

terima kasih gan hahaha