Puisi Herry Lamongan: Menakar Ukuran

Puisi Herry Lamongan: Menakar Ukuran


MENAKAR UKURAN
karya: Herry Lamongan

setelah teduh di masjid
cangkir-cangkir gelisah
pada meja
sebuah perempatan yang gaduh
pukul 13
kami saling menanti

saling menakar ukuran
hingga paling XL
dalam sruputan akrab

meja tak bergeser
tengadah apa adanya membilang jam yang meluncur merdu
bersama gurau yang meriah
melagukan umur

tangan mencatat cuaca
meredakan kota setelah teduh dalam misteri jumat kliwon
di keruh kopi

prapatan, 20/4/2018

Biodata Herry Lamongan
Nama Aslinya Djuhaeri. Lahir di Bondowoso, 8 Mei. Serius menulis sajak dalam Bahasa Indonesia dan Jawa Sejak 1983. Karya-Karyanya pernah dimuat sejumlah media cetak, antara lain: Pelita, Berita Buana, Horison, Merdeka, Simponi, Sawadesi, Hai, Gadis, Singgalang, Mimbar Umum, Analisa, Kedaulatan Rakyat, Yogya Post, Jaka Lodang, Mekar Sari, Eksponen, Wawasan, Cempaka, Karya Darma, Memorandum, Surya, Surabaya Post, Jawa Pos,  Mingguan Guru, Media, Jaya Baya, Penyebar Semangat, Tebu Ireng, Akcaya, Bali Post, Kali Mas, Karya Bakti, Nusa Tenggara, Suara Rakyat Semesta, Variasari-Malaysia, Salam, Jawa Anyar, Radar Bojonegoro, Tabloid Telunjuk, Suluk, serta banyak buletin sastra yang pernah terbit di berbagai kota. 
Puisi-Puisinya terhimpun dalam: Surat Hening, Latar Ngarep, Ibukota Bahasa, Equator, Moh, Danau Angsa, Dll. Herry bermukim di kota alit Lamongan, sebagai kesaksiannya yang sederhana atas kehidupan ia akan terus nenulis sajak.

Comments