WORKSHOP PERLINDUNGAN GURU SD

WORKSHOP PERLINDUNGAN GURU SD


Bogor, 17-20 April 2018

Kesharlindungdikdas mengundang guru-guru finalis Gupres, OGN, dan Inobel tingkat nasional tahun 2017 dalam sebuah acara Workshop Perlindungan Guru Sekolah Dasar.

Undangan dikirim via surat elektronik masing-masing peserta pada hari Jumat, 13 April 2018. Sebuah kebanggaan, ketika bisa menjadi bagian dalam acara yang keseluruhan pesertanya adalah guru-guru hebat, guru-guru berprestasi di tingkat nasional.

Materi acara terdiri dari perlindungan hukum, perlindungan profesi, perlindungan K3, dan perlindungan HKI (Hak Kekayaan Intelektual). Hal ini disampaikan kepada guru-guru Indonesia untuk disampaikan ke daerah masing-masing seiring banyaknya permasalahan perundungan baik oleh guru ataupun kepada guru.

Harapan kementrian pendidikan dan kebudayaan, segala permasalahan yang terkait dalam dunia pendidikan dapat dicegah dan diminimalkan melalui pemberian wawasan keilmuan tentang perlindungan anak dan perlindungan guru. Sehingga, kasus yang mengakibatkan terbunuhnya guru di Madura dan penganiayaan terhadap siswa tidak terjadi kembali.

Pada penghujung acara, Kasubdit Pendidikan Dasar berpesan agar guru di zaman millenial membentuk group atau komunitas yang bersifat positif. Tidak hanya untuk menggosip melainkan berbincang pada hal-hal positif seperti berbagi tentang inovasi yang bisa dikembangkan di satuan pendidikan masing-masing. Selain itu, perlu pengembangan program kelas orang tua, kelas inspirasi, dan program lain yang bisa menjadi inspirasi dan motivasi bagi peserta didik.

Comments