MONOLOG "DARI TIGA KAMAR" OLEH SLAMET NIKO

MONOLOG "DARI TIGA KAMAR" OLEH SLAMET NIKO

Dalam peluncuran buku antologi puisi "Manunggaling Kawula Muda" dan "Sepasang Lesung Pipit" yang dikemas dalam acara Malam Pujangga, Slamet Niko (seniman Lamongan jebolan ISI) menyajikan pentas monolog berjudul "Dari Tiga Kamar".

Monolog "Dari Tiga Kamar" menceritakan perdebatan pemikiran tentang dunia sastra. Di satu pihak, sastra dipandang sebagai pekerjaan yang membuang-buang waktu dan jauh dari kata sukses jika dibandingkan dengan profesi-profesi lainnya. Seniman hanya dianggap penumpuk sampah-sampah yang dikatakan sebagai karya berestetika.

Namun, dari sudut pandang lain, karya sastra merupakan sebuah rasa yang tidak bisa digantikan oleh apapun. Kepuasan batin menjadi tujuan utama. Sampai kapanpun dua pandangan ini tidak akan menjumpai titik temu hingga kita sendiri sebagai pihak ketiga yang memberikan kesimpulan berdasar pemikiran jernih kita sebagai manusia.

Keseluruhan aksi Slamet Niko bisa dilihat pada video berikut.

Malam Pujangga - Jumat, 4 Mei 2018 di Warung Alif.


Comments