TADARUS PUISI "HERRY LAMONGAN" OLEH ZEHAN ZAREEZ

TADARUS PUISI "HERRY LAMONGAN" OLEH ZEHAN ZAREEZ

Sebuah puisi dengan judul "Herry Lamongan" dibuat khusus oleh Zehan Zareez dalam pagelaran Malam Pujangga di Warung Alif pada hari Jumat, 4 Mei 2018.

Puisi ini sebuah ungkapan kesedihan seorang Zehan Zareez terhadap perkembangan sastra di Lamongan. Khususnya bagi Herry Lamongan yang dianggap sebagai sosok sesepuh, sosok guru, sosok panutan dalam kalangan sastra di Lamongan, namun mimpi-mimpi beliau dalam menghidupkan literasi dan sastra untuk generasi penerus terancam gagal.
Dalam puisinya, Zehan Zareez menganggap Herry Lamongan sebagai sastrawan yang memiliki kegigihan dalam berproses puisi. Zehan Zareez melihat kesedihan beliau akan mati surinya sastra yang tumbuh-kempis, hidup-mati, menyala-redup, khususnya di wilayah Lamongan. Sebagai generasi penerus sastra, harapan Zehan Zareez sangat besar untuk membanggakan seniornya tersebut.

Terlepas dari puisi yang dibacakan, gerakan pemula yang tergabung dalam Pustaka GU berusaha merangkul generasi pelajar dan mahasiswa untuk berperan aktif dalam berkarya, berproses, menempa diri dengan kegigihan. Seperti yang sering beliau tulis "Tanpa menulis, aku mati".

Video selengkapnya bisa dilihat pada tayangan di bawah ini.

Comments