PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN MENYONGSONG REVOLUSI 4.0

PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN MENYONGSONG REVOLUSI 4.0

Peningkatan Mutu Pendidikan Menyongsong Revolusi 4.0

Karya: 
Shafa Sylvia R.
Kelas VI A SDN Jetis III Lamongan


Indonesia termasuk negara berkembang, sehingga masih banyak permasalahan yang terjadi. Masalah di Indonesia ini berkaitan satu sama lain. Di negara maju lainnya, pasti memiliki masalah juga. Pemerintah terus berbenah untuk mengurangi masalah tersebut. Namun dukungan dan partisipasi masyarakat dapat mempercepat menyelesaikan masalah tersebut. Masalah yang saya bahas sekarang yaitu kualitas pendidikan yang rendah.

Sistem pendidikan di Indonesia ini sangat buruk. Biaya sekolah yang semakin mahal, tidak sebanding dengan hasil yang kita dapatkan. Memang, siswa selalu lulus dengan nilai yang sangat baik, tapi nilai tersebut hanya di atas kertas. Buktinya adalah kualitas penduduk Indonesia masih sangat rendah, dibanding negara-negara lain . Dan sementara itu, kita selalu mengirim tenaga kerja ke luar negeri sebagai guru ataupun pembantu. Masalah ini berhubungan dengan revolusi industri 4.0, dan persaingan Global atau persaingan dunia.

Industri 4.0 adalah nama tren otomasi pertukaran data terkini dalam teknologi pabrik. Istilah ini mencangkup system siber- fisik, internet untuk segala, Komputansi awan, dan komputansi kognitif. Industri 4.0 menghasilkan pabrik cerdas. Dalam pabrik ini berstruktur moduler, sistem siber-fisik mengawasi proses fisik, dan banyak lagi. Lewat internet segala, sistem siber-fisik dapat berkomunikasi dan bekerja sama dengan manusia.

Sekalipun sebuah modernisasi ditandai dengan kecepatan arus informasi, globalisasi juga ekonomi digital tidak akan pernah dapat dilepaskan oleh pengaruh besar teknologi. Inovasi tidak lagi terbatas pada sektor teknologi tinggi, namun lebih jauh saat ini telah menjadi Fenomena global yang mempengaruhi semua sektor kehidupan. 

Laporan Mc-kinsey Global Institute (MGI) menjelaskan bahwa era baru persaingan Global memungkinkan perusahaan mencapai pasar internasional dengan model bisnis yang padat modal. Hal tersebut dapat berdampak beresiko bagi negara-negara dalam memformulasikan sebuah kebijakan baru untuk mengikuti kecepatan perkembangan Fenomena global ini. Ada cara untuk menghadapi persaingan global. Caranya adalah perlu kepercayaan diri tinggi bagi masyarakat Indonesia dalam menghadapi persaingan global.

Harapan saya untuk Indonesia kedepannya adalah untuk meningkatkan mutu pendidikan agar siap untuk revolusi 4.0 ya itu semua pekerjaan manusia digantikan oleh teknologi. Apalagi kita sudah berada di generasi Z. Maka kita harus bersiap-siap.

Comments