5 LOMBA GURU YANG WAJIB DICOBA DI TAHUN 2019

5 LOMBA GURU YANG WAJIB DICOBA DI TAHUN 2019

Perlombaan tidak hanya berlaku pada murid, seorang guru juga kerap diuji-tandingkan dalam perlombaan. Tujuan perlombaan bagi guru sudah pasti sebagai sarana meningkatkan kreativitas, inovasi, dan profesionalisme dalam dunia pendidikan.

Dari tahun ke tahun banyak perlombaan yang diselenggarakan, baik oleh kementrian pendidikan dan kebudayaan atau dari penyelenggara-penyelenggara lainnya.

5 Lomba guru yang wajib dicoba di tahun 2019

Berikut perlombaan yang wajib dicoba oleh guru-guru di nusantara.

1. Lomba Inovasi Pembelajaran (INOBEL)
Inobel atau inovasi pembelajaran adalah perlombaan yang diselenggarakan oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Dirjen GTK Subdit Kesharlindung. Perlombaan ini terbagi menjadi pendidikan dasar (kesharlindungdikdas) dan pendidikan menengah (kesharlindungdikmen).
Dalam masing-masing jenjang terbagi bidang perlombaan masing-masing, misal pada pendidikan dasar untuk guru SD terbagi menjadi 3 kelompok, antara lain: MIPA (matematika dan ipa), IPSB (IPS, PKn, dan Bahasa), dan SORAM (Seni, olahraga, agama, dan muatan lokal).
Bagaimana cara mengikutinya?
Sobat hanya butuh mendaftarkan diri secara online melalui laman kesharlindungdikdas.id atau kesharlindungdikmen.id.

inobel 2017

2. Olimpiade Guru Nasional
Olimpiade guru nasional merupakan perlombaan tentang kemampuan profesional dan pedagogik. Cakupan materi berdasarkan mapel yang diampu, misal guru SD, maka yang dilombakan adalah materi mapel guru kelas mulai dari Bahasa Indonesia, PKn, IPS, MTK, dan IPA. Begitu juga dengan mapel lainnya.
Sistem pendaftaran lomba ini juga melalui akun kesharlindung, bedanya untuk tahun 2018, penentuan di tingkat kabupaten/ kota berdasarkan nilai UKG dan beberapa persyaratan lainnya.
Perlombaan ini berjenjang dari tingkat kabupaten/ kota, provinsi, lalu tingkat nasional.

3. Lomba Guru Berprestasi
Lomba guru berprestasi atau Gupres merupakan perlombaan yang menilai 4 kompetensi guru, yaitu: kompetensi pedagogik, kompetensi profesional, kompetensi sosial, dan kompetensi kepribadian.
Dalam pelaksanaan penilaian juga beraneka ragamnya, mulai dari portofolio, KTI, tes tulis, wawancara, dan presentasi.
Perlombaan ini dilaksanakan berjenjang mulai dari paling bawah yaitu tingkat kecamatan (yang harus diajukan oleh pihak sekolah), jika pihak sekolah melaksanakan seleksi, maka dilaksanakan juga seleksi pada tingkat sekolah. Setelah menjadi juara tingkat kecamatan maka melaju di tingkat kabupaten/ kota, dan seterusnya hingga tingkat Nasional.
Jadi perlombaan ini tanpa mendaftar secara online ya Sob.

4. Lomba Kepenulisan Artikel Pendidikan
Lomba kepenulisan artikel pendidikan biasanya berakhir di bulan April. Nah, untuk awal mulainya tidak tentu, antara Februari hingga Maret tiap tahunnya.
Dalam lomba kepenulisan artikel ini syaratnya hanya satu, yaitu artikel ilmiah populer sudah pernah dimuat di media cetak minimal Provinsi/ karesidenan seperti Radar Jawa Pos, atau bisa juga media online yang sudah terakreditasi.
Dalam pengiriman artikel cukup mengirim pindaian dari naskah yang telah dimuat disertai softfile melalui email panitia.

5. Lomba Kepenulisan Buku Bacaan
Lomba kepenulisan buku bacaan selalu berbarengan dengan lomba budaya mutu sekolah. Lomba ini juga diselenggarakan oleh kementrian pendidikan dan kebudayaan.
Lomba ini sedikit berbeda dengan lomba-lomba di atas, karena pada perlombaan ini terbuka untuk umum, tidak hanya guru, meski ranah materi perlombaan ditujukan untuk peserta didik.

Nah, lomba-lomba di atas wajib kalian coba ya Sob. Kalau tidak mencoba, kapan kita memperoleh pengalaman. Kalau tidak jatuh, kapan kita sakit. Heuheu.


DMCA.com Protection Status

Comments